Hidup Indah dengan Ukhuwah

Sabtu, 15 Maret 2014

MENJADI IMAM YANG BAIK

Bismillahirrahmanirrahim,

*Buya Yahya
Jika terdapat sebuah kelompok berjumlah tiga orang maka harus ditentukan siapa yang menjadi imam, akan tetapi dalam berumah tangga imam sudah ditentukan yaitu laki-laki.
Berikut ini dijelaskan syarat menjadi pemimpin dalam rumah tangga, yaitu:
1. Uswatun hasanah
Menjadi contoh yang baik untuk mengukur agar seseorang bisa membawa istri dan anaknya kelak seperti apa.
2. Senang mengambil pendapat dari orang disekitarnya
Mendengar usulan positif dari orang yang dipimpinnya bukan berarti diktator. Mewujudkan masa syuro sebagai musyawarah dengan mengambil pendapat yang baik. Dalam hal ini adalah orang yang layak untuk dimintai pendapatnya
3. Bisa mempercayakan tugasnya kepada orang lain
Seperti halnya wakil karena dalam berumah tangga istri diibaratkan pembantu, tidak semuanya dapat dikerjakan sendiri maka disinilah peran sebagai patner untuk saling membantu dan melengkapi
4. Harus sepakat bahwa semua usulan ada pada keputusan pemimpin
Setelah pengambilan pendapat dilakukan barulah kita sepaham bahwa segala keputusan akhir diserahkan pada sang pemimpin, yaitu suami.

*Bunda Titi Satriowati, S.Psi
Dalam sebuah rumah tangga suatu kepemimpinan bisa dilihat dari kematangan pribadinya. contoh pribadi yang matangan dapat dilihat dari beberapa hal berikut:
1. *Dilihat dari usia, dapat mengolah konflik dalam diri ataupun di luar dirinya
2. *Karakter calon pendamping seperti apa, ketika dalam mencari pasangan diibaratkan seperti mencari asisstant sehingga harus “Klik” agar tidak menggantungkan diri pada istri sehingga tidak ada istilah istri dominan atau suami yang dominan.
3. * Mengetahui kewajiban suami dan istri
4. *Dan tidak saling menyalahkan

wallahua’lam bishowaab..
Pesan Hikmah Rumahku Syurgaku | 26 Jumadil Akhir 1433H (180512)

MANAGEMANT RASA

Bismillahirrahmanirrahim,

Dzhuk = rasa, tidak dapat dirasakan jika seseorang belum pernah merasakannya atau pengalaman. Cinta adalah nilai spirit transender mutlak. Cinta diibaratkan al hubbu yusimmu yu’mi (cinta akan membuat orang menjadi buta dan tuli). Bahkan ada yang beranggapan seperti pepatah “jika seseorang sedang jatuh cinta maka kotoran kucing berasa gula”. Akan tetapi cinta baru akan terasa ketika orang yang kita cintai telah tiada, sehingga orang yang mencintai selalu akan berjuang untuk yang dicintainya.
Imam syafi’i berkata: “Mencintai wanita bukan bala bencana akan tetapi orang yang tidak dekat dengan orang yang dicintainya adalah bala bencana karena orang yang mencintai tidak menginginkan seseorang yang diciintainya terbawa dalam keburukan.”
Mengenai Manajeman Cinta: “Berjuanglah untuk yang dicintai, selalu berkata yang baik untukmu bukan bukan untukku (menurut benteng syari’ah). Sementara Kaidah Cinta yaitu Selalu ingin membuat seseorang senang sehingga muncul pengabdian karena pengabdian adalah buah dari cinta dan kasih sayang.
Cinta adalah perasaan, puitis adalah perkataan, kalau ada orang mencintai tapi masih mempunyai problem hati, diibaratkan orang yang punya permasalahan dalam hal finansial berarti dia mencintai hartanya. Maka agama adalah benteng untuk memulai sebuah pernikahan. Nikahkanlah anakmu dengan orang yang saleh karena jika ia mencintaimu maka ia akan memuliakanmu dan jika ia tidak mencintai putrimu ia tidak akan dzalim. Buah cinta adalah cinta. Dapat memunculkan romantisme, akan tetapi romantisme tidak dibuat-buat. Cinta itu maknawi tidak terlihat dari sikap dzahir saja. Sakitnya cinta bisa mneghilangkan rasa sakit. Sakitnya cinta disebabkan karena adanya sakit. Jika membicarakan cinta berawal tapi tidak pernah berujung. Dalam urusan rumah tangga cinta adalah fondasinya dan agama adalah bentengnya. Cinta akan tumbuh ketika terlihat kebaikan lahir dan bathin.
Akan tetapi dikehidupan realita, kehidupan seseorang lebih memilih mencintai atau saling mencintai sebelum pernikahan. Mereka merasa dikabarkan kebaikan dalam hal finansial ketika mengambil keputusan tersebut. Akan tetapi orang yang mempunyai kepribadian matang akan dapat mengontrrol emosinya untuk tidak terjerat dalam permasalahan itu. syariat mengajarkan bahwa ketika dalam memilih sebuah pasangan maka jangan dilihat yang lain-lainnya terlebih dahulu tetapi agamanya yang paling utama.

Wallahua'lam bishowab,,
Pesan Hikmah Rumahku Syurgaku| Jumadil awal 1433H

KEMANDIRIAN DALAM BERUMAH TANGGA

Bismillahirrahmanirrahim,,

Mandiri adalah berdiri di atas kakinya sendiri tanpa harus merepotkan orang lain. Alangkah celakanya jika ada sebuah rumah tangga yang lebih mengutamakan kelebihan bukan kekurangan. Makna kemandirian disinipun dapat dilihat dari segi ekonomi dan pendidikan anak.

Dari segi ekonomi menerangkan bahwa tidaklah membiasakan diri untuk meminta kepada orang tua, akan tetapi maknanya akan berbeda jika ada diantara orang tua kita memberi. Sementara dari segi pendidikan anak, sebisa mungkin dalam mengurus sang anak tidak sepenuhnya menyerahkan pada pembantu, tidak pula bercampur dengan nenek, orang tua, atau saudara yang lainnya. Karena pembentukan karakter seorang anak dapat dipengaruhi oleh keberadaan lingkungan dimana ia tinggal atau berinteraksi.

Hal penting dalam memaknai semua ini adalah adanya cinta. Asas cinta yang sesungguhnya ialah adanya pengabdian dalam kemandirian. Hal ini tentu diperlukan dalam menyelesaikan problem rumah tangga sehingga tidak tergesa-gesa melibatkan orang tua dalam memecahkan masalah. Karena keindahan dalam berumah tangga dapat tercipta oleh berdua bukan meniru atau menjiplak orang lain. Kemandirian sendiri bukan berarti tidak membutuhkan orang lain, tetap membutuhkan orang lain dalam masalah-masalah tertentu. Dan yang paling penting ialah niatkan dan lakukan karena ibadah untuk mendapat ridho Allah Swt.

Wallahua'lam bishowab.
Pesan Hikmah Rumahku Syurgaku | 19 Jumadil Akhir 1433H

PERSIAPAN ORGAN REPRODUKSI BAGI WANITA YANG HENDAK MENIKAH

Bismillahirrahmanirrahim,,

Menikah merupakan kesempurnaan dalam melaksanakan ibadah, akan tetapi menikahpun harus mempersiapkan diri dari segala aspek, yaitu sisi jasmani maupun rohani. Pentingnya persiapan organ reproduksi bagi wanita yang hendak menikah ialah salah satu dari wujud persiapan yang ditinjau dari sisi jasmani.

Haid yang tidak teratur dapat menimbulkan tidak terjadinya ovulasi. Siklus haid yang normal berkisar antara + 21-28 hari. Secara medis jika siklus tersebut tidak teratur maka hendaknya mendatangi dinas kesehatan, mungkin saja siklus yang tidak teratur disebabkan karena faktor hormonal atau kelainan organis (myom)

Dalam syari'ah, menurut Imam Malik tentang urusan haid dan kehamilan paling banyaknya masa suci ialah 15 hari. Dauroh adalah perputaran atau siklus perputaran darah. Fatimatuzzahro adalah putri rasul yang diberi keistimewaan tidak haid. Sementara siklus haid yang pendek bekisar antara 2-3 hari kemudian haid lagi. JIka terjadi demikian maka harus dicari penyebab. Bisanya disebabkan karena:
  • Terlalu lelah
  • Terlalu stres
  • Sakit yang berkepanjangan (penyakit kronis: TBC)
Apabila penyakit ini terjadi secara berlanjut dapat mengakibatkan Anemi, yaitu kurangnya Hb (Hemoglobin), kurangnya Hb dapat mengakibatkan tidak dapat berkontraksi dengan baik pada saat persalinan (myoma uteri).
Cara pengobatannya yaitu :
  • Apabila disebabkan karena faktor hormonal maka dapat diobati dengan obat penambah hormon tertentu untuk menyembuhkan kadar hormon agar normal kembali.
  • Apabila diidentifikasi terdapat indikasi myom  dengan derajat kecil maka cukup dengan obat-obatan sesuai anjuran dokter.
Dalam menentukan keturunan pun ada yang dinamakan Gen Dominan, yaitu dapat berasal dari ayah atau ibu atau dari generasi yang ke-berapa, bukan berasal dari ayah atau ibu saja. Adapun dikatakan resesif, yaitu lebih lemah dalam menentukan keturunan. Dan bagi wanita yang hendak menikahpun sebaiknya melakukan vaksinasi TT (Tetanus toksoid) terlebih dahulu agar tidak terkena tetanus pada saat persalinan.

Psikolog persiapan wanita menjadi seorang ibu, yaitu:
Sudah tidak ada kebutuhan lain untuk menjadi seorang istri dan seorang ibu. Karena itu adalah mediator dan kita harus menjembatani atau mengerti antara suami dan anak. Kitapun harus mengesampingkan keinginan atau ego pribadi, seperti gaul yang tidak manfaat atau main dan bersenang-senang dengan teman-teman. Jangan jadikan menikah sebagai simbol saja. Tetapi dengan menikah sebetulnya kitapun bisa berprestasi dengan cara mendidik anak-anak kita yang baik dan salih-salihah. Seseorang yang sudah menikah tidak boleh menunda kehamilannya dengan alasan tidak pauanya uang karena itu adalah harom. Adapun jika ingin menundanya harus melalui cara-cara yang syariat ajarkan.

Wallahua'lam bisshowab  
Pesan Hikmah Rumahku Syurgaku | 11032011

MAU MENIKAH TAPI BELUM MAMPU (MAJU ATAU MUNDUR)

Bismillahirrahmanirrahim,,
Karir dan biaya adalah bukan dijadikan alasan nomor 1 dalam pernikahan karena menurut hadist rasul dengan harta seorang suami atau istri bisa membangkang.
Didalam menunda pernikahan kita harus mengukur diri melalui berikut ini :
1. Wajib : belum mampu tapi syahwatnya sudah bergejolak
2. Sunnah : sudah mampu tapi syahwatnya tidak bergejolak
3. Mubbah : sudah mampu dan syahwatnya jarang bergejolak (menunda)
4. Haram : adanya aktivitas pacaran, misalnya ingin mengambil hartanya
Dan Allah sudah menjanjikan rizki kepada setiap hamba-hambanya. Kita harus yakin bahwa Allah memberikan kemudahan, jika kita mengikuti cara Rasulullah. Seperti yang dijelaskan dalam firman Allah : "Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena la'nat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar" (Qs. An-nur : 23).
Jadi jika hendak menikah maka istikharahlah dengan berhusnudzhan dan mengikuti cara Rasulullah. Namun jika dalam pernikahan tersebut terjadi kegagalan dalam pasangan kita, kita harus mengoreksi diri mungkin ada yang salah dengan pasangan kita, mertua kita, yang tidak mengikuti cara Rasulullah.
Jika dalam perjalanan kita salah dalam memilih maka hadapilah dengan kesabaran dan keimanan. Namun jika ditemukan permasalahan dari segi karakter pada suami atau istri maka bisa dengan mendekatkan ia melalui orang lain atau yang 'alim. Karena tidak semua kebenaran di ucapkan pada hari ini dan tidak semua ucapan yang baik keluar dari mulut anda.
Dalam berumah tangga perhatikan betul apa yang menjadi kewajibanmu, jangan banyak menuntut karena hakikat mencintai ialah berkorban untuk yang dicintainya. Dan mudahlah memberi maaf serta saling memaafkan.
Manusia memiliki hak dasar, begitu pun dalam berumah tangga. Adanya permasalahan di dalam rumah tangga membutuhkan solusi untuk menghadapinya. Analisa Transaksional bisa dijadikan upaya dalam penyelesaian masalah tersebut. Di dalam analisa ini terdapat 3 peran, yaitu:
1. Orang dewasa
2. Orang tua
3. Anak-anak
Dimana wanita memiliki Emosional lebih besar dari pada Rasional, sementara laki-laki  memiliki Rasional lebih besar dari pada Emosional.
Wallahu'alam bishowab.
Pesan Hikamh Rumahku Syurgaku | 021210

TA’ARUF (Kenali Keluarga dengan Keluarga)

Bismillahirrahmanirrahim,,
Ta’aruf merupakan terminal dengan tujuan mencari ridho Allah dalam sebuah pernikahan. Ta’aruf dilakukan untuk mengetahui hasad bukan nasab terlebih lagi pacaran. Untuk mengetahui hasad seseorang bisa diketahui melalui watak, seperti sifat kesabaran, perangai, dan  karakter.
Banyak orang mengartikan ta’aruf (saling mengenal) sama dengan berpacaran. Hal ini tentu tidak dibenarkan dalam islam karena makna berpacaran disini ialah bertemunya antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom (saudara sedarah). Bagi mereka yang mengenal pacaran pada intinya sama ingin saling mengenal, hanya saja mereka belum tahu cara yang paling benar. Cara yang benar dalam Ta’aruf adalah mengikuti sunah Rasulullah, diantaranya yaitu:
1. Seseorang jika ingin mengetahui agamanya maka bisa melalui sahabat atau orang yang dekat dengannya.
2. Mengirim seseorang (2 orang atau lebih) untuk mencari informasi. Hal ini untuk menghindari berpacaran karena dengan berpacaran hanya mengikuti hawa nafsu (suka-suka atau semaunya sendiri) dan dalam dirinya selalu membela bahwa apa yang dilakukannya adalah benar karena sudah terjebak dalam ranjau.
3. Di dalam Ta’aruf hindari untuk jatuh cinta akan tetapi kita harus rindu dan taqwa kepada Allah Swt. Peran disini kita harus menggunakan strategi, yaitu daya strategi rasulullah untuk mengetahui watak, perangai dan karakter. Dan untuk mengenali semua itu dianjurkan agar tidak terlalu lama +  3 minggu bukan berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. karena dalam perjalanan bisa saja diketahui kebodohan seseorang ketika kita menjalaninya dengan pacaran dan sungguh itu sebenarnya hanya dipengaruhi oleh hawa nafsu belaka.
4. Istikharah, ada 2 syarat yaitu:
- Untuk yang layak terpilih, secara dzahir
- Hati yang kosong (mengosongkan hati)
Dengan memanjat do’a jika dia memang tidak baik maka jauhkan-lah, akan tetapi jika hatinya sudah terikat biasanya terjebak dalam situasi.
Dalam istilah psikologi, ta’aruf diibaratkan Analogialamnesa. Istilah tersebut dapat terjadi seperti halnya seleksi dalam penerimaan pegawai atau kenaikan pangkat, yaitu harus mengikutinya secara prosedural dan kita akan menampilkan dengan upaya terbaik agar tercapainya tujuan. Di dalam menikah tidak ada istilah terlambat, usia berapapun menikah bukanlah menjadi suatu masalah karena Allah Swt. akan menjadikan indah pada waktunya. Hal ini tidak menjadi suatu masalah jika sang anak belum terjerumus dalam kehinaan sehingga keselamatan tetaplah terjaga.
Dalam urusan pernikahan, wahai orang tua hendaklah menengok dan meneladani Umar bin Khatab dari sosok yang bijaksana. Dicontohkan pula bahwa Khadijah adalah seorang pelamar wanita (teladan baik), islam membolehkan perempuan melamar laki-laki. Hal ini bukanlah suatu kehinaan akan tetapi jika laki-laki yang dilamar mempunyai akhlak yang baik akan mampu membimbing istrinya dalam kebaikan kenapa tidak.
Pesan kepada orang tua, ketika datang seseorang melamar anak kita maka yang hendak dilakukan ialah:
- Kenali dia terlebih dahulu, dengan mencari informasi
- Apabila kita mengenali dia dengan baik agamanya maka tidak ada alasan untuk menolaknya.
Pentingnya hal ini karena seorang ayah memiliki peran penting dalam menyambut kelahiran anaknya, yaitu:
- Memilihkan ibunya yang baik
- Memilih nama yang baik
- Mempersiapkan untuk mengajar al-qur’an

Walahu’alam bishowab.
Pesan hikmah Rumahku Syurgaku | 181110

KONSEP CANTIK SECARA ALAMI DAN ISLAMI

Bismillahirrahmanirrahim,,

Allah memberikan kelebihan dalam diri seorang wanita, yaitu dengan disertainya kecantikan, kemuliaan, dan keindahan. Itulah kelebihan seorang wanita, akan tetapi janganlah memandang atas apa yang diberikan oleh Allah ini dari satu sudut pandang saja karena dapat menimbulkan fitnah.
Seperti fenomena yang berkembang di zaman moderen ini, wanita di zaman sekarang bukan lagi menunjukkan kehormatannya tapi justru malah direndahkan dengan memaknai arti cantik tersebut diatas. Mereka beranggapan bahwa orientasi cantik hanya dilihat dari fisik saja.
Sebagai seorang muslimah sudah selayaknya kita menilik wanita-wanita cantik Era dahulu dengan mencontoh wanita-wanita hebat dizamannya, seperti :
- Khadijah binti khuwailid : beliau di ekspose dengan kecantikan sikapnya, tak heran rasulullah yang berperangai mulia pun menjatuhkan hatinya pada wanita mulia ini.
- Aisyah : beliau di ekspose dari kecerdasannya, tergolong pengumpul hadist terbanyak di antara sahabiyah
- Maryam : beliau di ekspose dengan ketaatannya kepada Allah Swt.
- Rabiah Adawiyah : diekspose dari kedekatannya kepada Allah Swt. dengan sering membaca shalawat.
Itulah potret wanita-wanita mulia yang syarat akan makna cantik sesungguhnya, dan masih banyak contoh lainnya. Sebetulnya secara umum, mereka yang mengatas namakan dirinya wanita menyadari bahwa kekuatan kecantikan secara dzahir tidak akan bertahan lama. Dan secara naluri pun mereka sadar, bahwa ketika dilihat tidak ingin dianggap cantik secara fisik saja.
Banyak diantara muslimah kita ini tahu akan tetapi sedikit tahu makna. Contoh saja akhir-akhir ini Barat sedang gencar-gencarnya menggempur generasi muslimah dengan F3, yaitu :
- Funk
- Fashion
- Food
Sebaiknya untuk menjadi muslimah sesungguhnya harus faham rumus S3, yaitu :
- Style
- Smart
- Solehah
Itulah makna cantik sesungguhnya, disaat cantik itu banyak dicari oleh seorang wanita akan tetapi harus diimbangi dengan akhlak, ilmu, dan sikap kita.
Ada satu hal yang paling penting ialah ketaatan. Ketaatan kita kepa Allah Swt. adalah sebuah keinsyafan. Jadi tidak usah minder atas apa-apa yang ada pada diri kita, karena apa yang ada pada kita adalah kemauan Allah Swt. yang sudah sepatutnya kita syukuri. Maka berdo'alah kepada Allah Swt. atas kekurangan ini karena Allah-lah yang memberikannya dan insya Allah itu akan menjadi sebab diangkatnya derajat kita jika kita semakin bersyukur.
Berikut ini cantik yang dikehendaki Allah Swt. dan Rasul, yaitu :
- Jika dilihat suaminya menyenangkan
- Wanita berhias untuk suaminya, diri sendiri, dan para wanita lainnya (muslim)
- mempercantik sikap, akhlak, serta ketaatan kepada Allah Swt.

Wallahua'lam bishowab..

Pesan Hikmah Dunia Muslimah|151110