Bismillahirrahmanirrahim,,
Karir dan biaya adalah bukan dijadikan alasan nomor 1 dalam pernikahan karena menurut hadist rasul dengan harta seorang suami atau istri bisa membangkang.
Didalam menunda pernikahan kita harus mengukur diri melalui berikut ini :
1. Wajib : belum mampu tapi syahwatnya sudah bergejolak
2. Sunnah : sudah mampu tapi syahwatnya tidak bergejolak
3. Mubbah : sudah mampu dan syahwatnya jarang bergejolak (menunda)
4. Haram : adanya aktivitas pacaran, misalnya ingin mengambil hartanya
Dan Allah sudah menjanjikan rizki kepada setiap hamba-hambanya. Kita harus yakin bahwa Allah memberikan kemudahan, jika kita mengikuti cara Rasulullah. Seperti yang dijelaskan dalam firman Allah : "Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena la'nat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar" (Qs. An-nur : 23).
Jadi jika hendak menikah maka istikharahlah dengan berhusnudzhan dan mengikuti cara Rasulullah. Namun jika dalam pernikahan tersebut terjadi kegagalan dalam pasangan kita, kita harus mengoreksi diri mungkin ada yang salah dengan pasangan kita, mertua kita, yang tidak mengikuti cara Rasulullah.
Jika dalam perjalanan kita salah dalam memilih maka hadapilah dengan kesabaran dan keimanan. Namun jika ditemukan permasalahan dari segi karakter pada suami atau istri maka bisa dengan mendekatkan ia melalui orang lain atau yang 'alim. Karena tidak semua kebenaran di ucapkan pada hari ini dan tidak semua ucapan yang baik keluar dari mulut anda.
Dalam berumah tangga perhatikan betul apa yang menjadi kewajibanmu, jangan banyak menuntut karena hakikat mencintai ialah berkorban untuk yang dicintainya. Dan mudahlah memberi maaf serta saling memaafkan.
Manusia memiliki hak dasar, begitu pun dalam berumah tangga. Adanya permasalahan di dalam rumah tangga membutuhkan solusi untuk menghadapinya. Analisa Transaksional bisa dijadikan upaya dalam penyelesaian masalah tersebut. Di dalam analisa ini terdapat 3 peran, yaitu:
1. Orang dewasa
2. Orang tua
3. Anak-anak
Dimana wanita memiliki Emosional lebih besar dari pada Rasional, sementara laki-laki memiliki Rasional lebih besar dari pada Emosional.
Wallahu'alam bishowab.
Pesan Hikamh Rumahku Syurgaku | 021210
Karir dan biaya adalah bukan dijadikan alasan nomor 1 dalam pernikahan karena menurut hadist rasul dengan harta seorang suami atau istri bisa membangkang.
Didalam menunda pernikahan kita harus mengukur diri melalui berikut ini :
1. Wajib : belum mampu tapi syahwatnya sudah bergejolak
2. Sunnah : sudah mampu tapi syahwatnya tidak bergejolak
3. Mubbah : sudah mampu dan syahwatnya jarang bergejolak (menunda)
4. Haram : adanya aktivitas pacaran, misalnya ingin mengambil hartanya
Dan Allah sudah menjanjikan rizki kepada setiap hamba-hambanya. Kita harus yakin bahwa Allah memberikan kemudahan, jika kita mengikuti cara Rasulullah. Seperti yang dijelaskan dalam firman Allah : "Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena la'nat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar" (Qs. An-nur : 23).
Jadi jika hendak menikah maka istikharahlah dengan berhusnudzhan dan mengikuti cara Rasulullah. Namun jika dalam pernikahan tersebut terjadi kegagalan dalam pasangan kita, kita harus mengoreksi diri mungkin ada yang salah dengan pasangan kita, mertua kita, yang tidak mengikuti cara Rasulullah.
Jika dalam perjalanan kita salah dalam memilih maka hadapilah dengan kesabaran dan keimanan. Namun jika ditemukan permasalahan dari segi karakter pada suami atau istri maka bisa dengan mendekatkan ia melalui orang lain atau yang 'alim. Karena tidak semua kebenaran di ucapkan pada hari ini dan tidak semua ucapan yang baik keluar dari mulut anda.
Dalam berumah tangga perhatikan betul apa yang menjadi kewajibanmu, jangan banyak menuntut karena hakikat mencintai ialah berkorban untuk yang dicintainya. Dan mudahlah memberi maaf serta saling memaafkan.
Manusia memiliki hak dasar, begitu pun dalam berumah tangga. Adanya permasalahan di dalam rumah tangga membutuhkan solusi untuk menghadapinya. Analisa Transaksional bisa dijadikan upaya dalam penyelesaian masalah tersebut. Di dalam analisa ini terdapat 3 peran, yaitu:
1. Orang dewasa
2. Orang tua
3. Anak-anak
Dimana wanita memiliki Emosional lebih besar dari pada Rasional, sementara laki-laki memiliki Rasional lebih besar dari pada Emosional.
Wallahu'alam bishowab.
Pesan Hikamh Rumahku Syurgaku | 021210
Tidak ada komentar:
Posting Komentar